Produksi Humic-Like Substances dari Ampas Tebu melalui Proses Hidrotermal Sekuensial Asam-Alkali

Authors

  • Berliana Putri Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Politeknik LPP Yogyakarta, Indonesia
  • Ratna Sri Harjanti Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Politeknik LPP Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54387/semnasbun.v1i1.193

Keywords:

ampas tebu, asam humat, hidrotermal alkali, KOH, FTIR

Abstract

Ampas tebu merupakan limbah lignoselulosa yang melimpah dan berpotensi dikonversi menjadi produk bernilai tambah berupa senyawa humat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi konsentrasi KOH terhadap rendemen dan karakteristik produk humic-like substances dari ampas tebu setelah pretreatment HCl. Ampas tebu dikeringkan, dihaluskan hingga lolos ayakan 60 mesh, kemudian dipretreatment menggunakan HCl 0,1 N dengan rasio padatan terhadap larutan 1:10 (b/v) pada suhu 200 °C selama 4 jam. Residu hasil pretreatment diekstraksi secara hidrotermal menggunakan KOH dengan konsentrasi 0,25; 0,50; 0,75; 1,00; dan 1,25 M pada suhu 200 °C selama 4 jam. Filtrat diasamkan menggunakan HCl hingga pH 1–2, kemudian endapan dicuci dan dikeringkan. Produk dianalisis berdasarkan rendemen, kadar air, FTIR, dan uji aplikasi awal pada tanaman kangkung. Rendemen meningkat dari 1,82% pada 0,25 M menjadi 39,33% pada 1,25 M, dengan massa produk tertinggi 2,7531 g dari 7 g bahan baku. Kadar air produk sebesar 2,88%, lebih rendah dibandingkan ampas tebu awal sebesar 8,50%. Spektrum FTIR menunjukkan keberadaan gugus O–H, C=O, C=C aromatik, C–H alifatik, dan C–O yang mengindikasikan karakteristik kimia menyerupai senyawa humat. Uji aplikasi awal secara visual menunjukkan tanaman dengan perlakuan asam humat memiliki pertumbuhan lebih cepat, jumlah daun lebih banyak, dan warna daun lebih hijau dibandingkan kontrol. Pada kondisi penelitian yang diuji, konsentrasi KOH 1,25 M memberikan rendemen tertinggi dan produk dengan karakteristik FTIR yang paling lengkap, tetapi efektivitas sebagai pembenah tanah masih memerlukan pengujian kuantitatif dan karakterisasi lanjutan.

References

Cheng, G., Niu, Z., Zhang, C., Zhang, X., & Li, X. (2019). Extraction of Humic Acid from Lignite by. Applied Sciences. https://doi.org/10.3390/app9071356

Ihsan, M., & Rahayu, T. (2018). Ekstraksi Asam Humat Pupuk Kandang Sapi dan Pengaruhnya Untuk Meningkatkan Efektivitas Pemupukan Nitrogen Dari Beberapa Sumber Pada Tanaman Bayam. Agronomika, 13(1), 225–231.

Ischia, G., Marzban, N., Schmidt, J., & Volikov, A. (2026). Transitioning from hydrothermal carbonization to humification for producing artificial humic substances. Bioresource Technology, 439, 133306. https://doi.org/10.1016/j.biortech.2025.133306

Li, Y., & Yuan, S. (2021). Pengaruh penambahan KOH terhadap hasil dan karakteristik asam humat yang diekstrak dari lignit menggunakan NaOH.

Nurlina, Syahbanu, I., Tamnasi, M. Tersiana, Nabela, C., & Furnata, Maria Desi. (2018). 26041-75676581467-1-Sm. Indonesian Journal of Pure and Applied Chemistry, 1(1), 30–38.

Shao, Y., Zhao, J., Long, Y., & Lu, W. (2023). Two-step hydrothermal conversion of biomass waste to humic acid using hydrochar as intermediate. Frontiers of Environmental Science and Engineering, 17(10). https://doi.org/10.1007/s11783-023-1719-8

Shao, Y., Wang, J., Dong, Z., Wang, Y., He, W., Huo, W., Ye, R., Liu, Y., Liu, K., Xue, J., Lu, W., & Yang, T. (2025). Lignocellulosic biowaste hydrothermal humification: Is there a method for predicting humic acid? Chemical Engineering Journal, 504, 158824. https://doi.org/10.1016/j.cej.2024.158824

Song, C., Zhang, L., Yu, X., Wang, J., & Shu, X. (2025). Investigation into the hydrothermal humic acid production from the perspective of lignocellulosic biomass model components. Energy, 329, 136710. https://doi.org/10.1016/j.energy.2025.136710

Yang, B., Zheng, J., Sun, Y., Chen, X., Yan, X., Davronbek, B., Wu, J., Boguta, P., Zhang, L., Ren, J., & Su, X. (2025). Air heating-alkaline hydrothermal production of artificial humic acid: Rapid and efficient humification of waste biomass. Journal of Environmental Chemical Engineering, 13(3), 1–10. https://doi.org/10.1016/j.jece.2025.116770

Yang, F., Zhang, S., Cheng, K., & Antonietti, M. (2019). A hydrothermal process to turn waste biomass into artificial fulvic and humic acids for soil remediation. Science of the Total Environment, 686, 1140–1151. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2019.06.045

Downloads

Published

2026-09-28

Citation Check