Gayo Eco-Coffee: Inovasi Limbah Kopi Menjadi Briket Energi Alternatif Melalui Pendekatan Ekonomi Sirkular di Aceh Tengah

Authors

  • Ainun Nazwa Man 1 Aceh Tengah, Indonesia
  • Mutia Hidayati Universitas Syiah Kuala, Indonesia
  • Fadhilah Aini Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Nurul Husna Min 12 Nagan Raya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54387/semnasbun.v1i1.184

Keywords:

Limbah kopi, Briket biomassa, Energi alternatif, Ekonomi sirkular

Abstract

Produksi kopi di Aceh Tengah menghasilkan limbah organik dalam jumlah besar, dimana sekitar 35% dari total panen berupa kulit kopi yaitu sekitar rata-rata 2–3 kg ampas kopi per hari dari unit roasting yang jarang dimanfaatkan. Penumpukan limbah ini yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis limbah kopi sebagai bahan baku briket biomassa melalui pendekatan ekonomi sirkular. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dilaksanakan selama maret–april 2026 di Kabupaten Aceh Tengah. Data dikumpulkan melalui observasi langsung pada rantai produksi kopi, wawancara mendalam dengan petani, pengolah kopi, UMKM, dan masyarakat, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Limbah utama yang dihasilkan berupa kulit kopi (±35%), kulit tanduk (12–18%), serta ampas kopi (±2–3 kg/hari). Sebagian besar limbah hanya ditumpuk (65%) tanpa pemanfaatan. Limbah kopi terbukti memiliki karakteristik biomassa yang mendukung pembuatan briket, seperti kandungan lignoselulosa tinggi, mudah dikeringkan, dan menghasilkan panas stabil. Prototipe briket menunjukkan nilai kalor kompetitif serta densitas yang memenuhi standar dasar briket biomassa. Masyarakat menunjukkan minat tinggi terhadap pemanfaatan limbah sebagai energi alternatif jika tersedia teknologi sederhana. Limbah kopi di Aceh Tengah memiliki potensi signifikan sebagai bahan baku briket biomassa berbasis ekonomi sirkular. Pemanfaatannya dapat mengurangi pencemaran lingkungan, menyediakan sumber energi alternatif, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

References

Ahmad, M., Ansari, K. A., & Mehmood, K. (2018). Development of biomass briquettes from agricultural waste. Fuel Processing Technology, 173, 1–9.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Tengah. (2024). Luas areal tanaman perkebunan rakyat menurut jenis tanaman di Kabupaten Aceh Tengah (ribu ha), 2023.

Bhattacharya, S. C., & Leon, M. A. (2002). Densification of agricultural residues for energy use. Biomass and Bioenergy, 22(3), 239–251.

CNBC Indonesia. (2025, 5 Agustus). Video: Produksi kalah jauh dari Vietnam, RI sulit jadi raja kopi dunia [Video]. CNBC Indonesia TV. https://www.cnbcindonesia.com/news/20250805120211-8-655151/video-produksi-kalah-jauh-dari-vietnam-ri-sulit-jadi-raja-kopi-dunia

The Conversation. (2025). Kopi gayo mendorong pemulihan Aceh, tapi menyisakan persoalan lingkungan.

Demirbas, A. (2001). Biomass resource facilities and biomass conversion processing for fuels and chemicals. Energy Conversion and Management, 42(11), 1357–1378.

Ellen MacArthur Foundation. (2015). Towards the circular economy.

FAO. (2017). Energy-smart food for people and climate.

Foley, W., et al. (2019). Biomass briquettes and community adoption. Energy for Sustainable Development, 52, 1–10.

Geissdoerfer, M., Savaget, P., Bocken, N. M. P., & Hultink, E. J. (2017). The circular economy – A new sustainability paradigm. Journal of Cleaner Production, 143, 757–768.

International Coffee Organization. (2019). Coffee production and waste management.

International Coffee Organization. (2022). Country coffee profile: Indonesia.

Kabupaten Aceh Tengah. (2025). In Wikipedia bahasa Indonesia.

Kaliyan, N., & Morey, R. V. (2009). Factors affecting strength and durability of densified biomass products. Biomass and Bioenergy, 33(3), 337–359.

Kaza, S., Yao, L., Bhada-Tata, P., & Van Woerden, F. (2018). What a waste 2.0: Global snapshot of solid waste management. World Bank.

Kirchherr, J., Reike, D., & Hekkert, M. (2017). Conceptualizing the circular economy. Resources, Conservation and Recycling, 127, 221–232.

Klass, D. L. (1998). Biomass for renewable energy, fuels, and chemicals. Academic Press.

Korhonen, J., Honkasalo, A., & Seppälä, J. (2018). Circular economy: The concept and its limitations. Ecological Economics, 143, 37–46.

Lestari, D., Yulianti, E., & Kurniawan, A. (2022). Pemanfaatan ampas kopi sebagai bahan campuran briket biomassa. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(1), 56–64.

Low Carbon Development Indonesia. (2020). Ekonomi sirkular dalam pembangunan rendah karbon.

Maulani, R. D., & Wahyuningsih, D. (2021). Analisis ekspor kopi Indonesia pada pasar internasional. Pamator Journal, 14(1), 27–33.

Murray, A., Skene, K., & Haynes, K. (2017). The circular economy: An interdisciplinary exploration. Journal of Business Ethics, 140(3), 369–380.

Murthy, P. S., & Naidu, M. M. (2012). Sustainable management of coffee industry by-products and value addition. Resources, Conservation and Recycling, 66, 45–58.

Pratama, A., & Hidayat, M. (2021). Karakteristik briket dari kulit kopi dan serbuk kayu. Jurnal Rekayasa Energi, 17(2), 101–109.

Putra, A. R., & Widyawati, R. F. (2020). Penerapan ekonomi sirkular pada industri kopi. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 21(2), 145–156.

Rahman, A., Hidayat, M., & Saputra, R. (2020). Briket biomassa sebagai energi alternatif berbasis limbah pertanian. Jurnal Energi Terbarukan, 9(2), 55–63.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.

Saisa, & Syabriana, M. (2018). Produksi bioetanol dari limbah kulit kopi menggunakan enzim Zymomonas mobilis dan Saccharomyces cereviseae. Serambi Engineering, 3(1).

Sari, R. P., & Nugroho, Y. S. (2019). Karakteristik briket biomassa dari limbah pertanian. Jurnal Teknologi Industri, 14, 77–86.

Simate, G. S., & Ndlovu, S. (2014). Acid mine drainage: Challenges and opportunities. Journal of Environmental Chemical Engineering, 2(3), 1785–1803.

Siregar, K., & Yuliana, R. (2021). Karakteristik limbah kopi sebagai bahan bakar biomassa. Jurnal Teknologi Pertanian, 22, 45–53.

Tan, S. T., Hashim, H., Lim, J. S., Ho, W. S., Lee, C. T., & Yan, J. (2014). Energy and emissions benefits of renewable energy derived from municipal solid waste. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 33, 613–628.

Tchuinte, R. M., Ndzié, W., & Ndzié, E. (2020). Coffee waste briquettes as renewable energy source. Renewable Energy, 145, 176–184.

U.S. Environmental Protection Agency. (2016). Solid waste management and greenhouse gases.

Widodo, T. W., Asari, A., Ana, N., & Elita, R. (2006). Bioenergy from agricultural residues in Indonesia. Indonesian Energy Journal, 24(1), 21–30.

Wilaipon, P. (2008). The effects of briquetting pressure on banana-peel briquette. American Journal of Applied Sciences, 5(12), 167–171.

Winans, K., Kendall, A., & Deng, H. (2017). The history and current applications of the circular economy concept. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 68, 825–833.

Wirmayanti, P. A. I., Widiati, I. A. P., & Arthanaya, I. W. (2021). Akibat hukum penebangan huta secara liar. Preferensi Hukum, 2(1), 2746–5039.

Downloads

Published

2026-09-28

Citation Check