Penggunaan Zeolit Alam Sebagai Alternatif Penangkap Logam Berat pada Air Umpan Boiler: Studi Kasus Pabrik Kelapa Sawit di Riau
DOI:
https://doi.org/10.54387/semnasbun.v1i1.183Keywords:
Zeolit Alam, Air Umpan Boiler, Logam Berat, Kesadahan Air, Pabrik Kelapa SawitAbstract
Air umpan boiler yang tidak memenuhi standart kualitas dapat menyebabkan ganguan serius pada sistem boiler, seperti korosi, pembentukan kerak (scaling), dan penurunan efisiensi perpindahan panas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas zeolite alam sebagai alternatif media filterasi untuk menurunkan kesadahan total (T. Hardness) dan kandungan logam berat pada air umpa boiler di Pabrik Kelapa Sawit (PMKS) di Riau. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan PDCA (Plan, Do, Check, Action) selama 3 bulan, meliputi Identifikasi akar masalah, perancangan dan fabrikasi pipa filtrasi berdiameter 6 Inch dengan panjang total 2.200 mm, aktivasi zeolite dilakukan dengan melalui pemanasan fisik pada suhu ±4000C selama 3 jam. Uji skala laboratorium pda vasiari massa zeolit (100, 150 dan 200 gram), serta pemasangan dan pemantauan selama tiga bulan pada jalur feed tank boiler. Hasil pengujian menunjukan bahwa peningkatan massa zeolite berbanding lurus dengan kenaikan pH. Filtrasi zeolit mampu menurunkan T. Hardness hingga taraf trace (<2 ppm) dan menurunkan kadar silica sebesar 50% dibandingkan dengan sistem softener konvensional. Pada evaluasi dan observasi dilapangan didapatkan tujuh dari sepuluh parameter air umpan boiler menunjukan hasil lebih baik dibandingkan softener, dan seluruh parameter yang diuju berada dalam batas Standar Operating Procedure (SIP maupun mendekati ambang ASME Section VII. Pengembalian modal awal (Payback Period) dalam waktu ±5 bulan melalui penghematan konsumsi NaCl. Disimpulkan bahwa Zeolite alam terbukti menjadi media filterasi yang efektif, ekonomis dan ramah lingkungan, serta berpotensi menggantikan sebagian fungsi softener konvensional dan bahan kimia seperti P-406 dan NaCl pada sistem pengolahan air umpan boiler di industri kelapa sawit.
References
Alfian, Z. (2004). Analisa pH dan Kesadahan Total pada Air Umpan Boiler di Pabrik PTPN II Padang Brahrang. Jurnal Sains Kimia, 8(2), 53-55.
Eun, J. C. (2020). Design Engineering. In Handbook of Engineering Practice of Materials and Corrosion (pp. 1-116). Cham: Springer International Publishing.
Fatimura, M. (2016). Study Analisa Kualitas Air Boiler Menggunakan Standar American Society of Mechanical Engineers (ASME). Jurnal Redoks, 1(1).
Nasution, A. (2012). Pengaruh Kualitas Air terhadap Operasional Boiler (Doctoral dissertation, Universitas Medan Area).
Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Srihapsari, D. (2006). Penggunaan zeolit alam yang telah diaktivasi dengan larutan HCl untuk menjerap logam-logam penyebab kesadahan air. Universitas Negeri Semarang.
Warisaura, A. D., Sukmawati, P. D., & Reza, I. B. (2019). Studi kemampuan kombinasi kayu apu (Pistia stratiotes) dan zeolit terhadap penurunan warna, COD, TSS limbah pewarna Remazol Red Rb. Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri, 182-187.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Khairul, Ikhlas Hakiki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


