Perbandingan Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Varietas PSDK 923 pada Sistem Tanam Ringpit Bagal Mata 3 dan 4 dengan Pemberian Pupuk Organik dan Anorganik

Authors

  • Bagus Safitra Pengelolaan Perkebunan Politeknik LPP Yogyakarta, Indonesia
  • Retno Muningsih Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik LPP Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54387/semnasbun.v1i1.179

Keywords:

Tebu, PSDK 923, Bagal Mata 3, Bagal Mata 4, Ringpit

Abstract

Tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan salah satu komoditas perkebunan penting sebagai bahan baku utama industri gula. Pertumbuhan vegetatif yang optimal menjadi faktor penting dalam menentukan produktivitas tanaman tebu. Salah satu faktor yang memengaruhi pertumbuhan awal tanaman adalah penggunaan bahan tanam dengan jumlah mata tunas yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan vegetatif tanaman tebu varietas PSDK 923 menggunakan bagal mata 3 dan bagal mata 4 pada sistem tanam ringpit dengan pemberian pupuk organik dan anorganik. Penelitian dilaksanakan di Kebun Praktik Politeknik LPP Yogyakarta, Wedomartani, Kabupaten Sleman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan dua perlakuan, yaitu bagal mata 3 (P3) dan bagal mata 4 (P4). Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan jumlah ruas. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bagal mata 3 menghasilkan pertumbuhan vegetatif yang lebih baik dibandingkan bagal mata 4. Bagal mata 3 menunjukkan tinggi tanaman yang lebih tinggi pada umur 7, 9, dan 11 MST, diameter batang yang lebih besar pada seluruh waktu pengamatan, serta jumlah daun yang lebih banyak hingga umur 13 MST. Perbedaan tersebut diduga disebabkan oleh distribusi cadangan makanan yang lebih efisien dan rendahnya kompetisi antar tunas pada bagal mata 3.

References

Al Habsy, S. M. (2025). Aplikasi teknologi sinergitas mikrobia terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) di Kebun Traktakan PG Prajekan PTPN XI. Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian, 2(1), 39–60. https://doi.org/10.71333/5htyzn20

Annisa, F., Taryono, & Yudono, P. (2015). Pengaruh Lama Penyimpanan Bagal terhadap Kualitas dan Perkecambahan Mata Tunas Tunggal Tebu (Saccharum officinarum L.). Vegetalika, 4(4), 1–12.

Atmojo, H. W., Machmudi, M., Nursandi, F., & Puspitasari, A. R. (2024). Pengaruh pemupukan anorganik pada budidaya tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) varietas PSKA 942 di Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia. Indonesian Sugar Research Journal, 4(1), 13–23. https://doi.org/10.54256/

Cahyani, S., Sudirman, A., & Azis, A. (2016). Respons pertumbuhan vegetatif tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) ratoon 1 terhadap pemberian kombinasi pupuk organik dan pupuk anorganik. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 4(2), 69–78. https://doi.org/10.25181/

Lumbanraja, J., Amalia, R. H., Sarno, Dermiyati, Hasibuan, R., Agustina, W., Satgada, C. P., Zulkarnain, E., & Awang, T. R. (2019). Perilaku pertukaran amonium dan produksi tebu (Saccharum officinarum L.) yang dipupuk anorganik NPK dan organik pada pertanaman tebu di tanah Ultisol Gedung Meneng. Journal of Tropical Upland Resources, 1(1). https://doi.org/10.23960/jtur.vol1no1.2019.6

Palmasari, B., Paridawati, I., & Astuti, D. T. (2021). Respon Pertumbuhan Bibit Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) pada Pemberian Pupuk Organik dan Pupuk Anorganik. Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian.

Priyatma, A. S., & Ekawati, R. (2021). Respon Pertumbuhan Bibit Tebu pada Pemberian Pupuk Organik Cair Asal Nasi Basi. Jurnal Pengelolaan Perkebunan, 3(1).

Riajaya, P. D., & Kadarwati, F. T. (2016). Kesesuaian tipe kemasakan varietas tebu pada tipologi lahan bertekstur berat, tadah hujan, dan drainase lancar. Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri, 8(2), 85–97.

Rokhman, H., Taryono, & Supriyanta. (2014). Jumlah anakan dan rendemen enam klon tebu (Saccharum officinarum L.) asal bibit bagal, mata ruas tunggal, dan mata tunas tunggal. Vegetalika, 3(3), 89–96. https://doi.org/10.22146/veg.5161

Singh, A. K., Lal, M., Singh, I., Yadav, R. L., & Yadav, D. V. (2008). Effect of planting method and drought management technique on growth, yield and quality of sugarcane under limited irrigation. Indian Journal of Agronomy, 53(3), 200–204.

Downloads

Published

2026-09-25

Citation Check