Implementasi Sistem Pengelolaan dan Pencatatan Persediaan Barang Gudang Magazine di PT. Sinergi Gula Nusantara, Unit PG. Pesantren Baru

Authors

  • Rinal Pangaribuan Politeknik LPP Yogyakarta, Indonesia
  • Mahagiyani Politeknik LPP Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54387/semnasbun.v1i1.173

Keywords:

Persediaan, Gudang Magazine, SAP, Pengendalian Internal

Abstract

Persediaan merupakan salah satu aset penting yang berperan dalam mendukung kelancaran proses operasional perusahaan. Pengelolaan dan pencatatan persediaan yang tidak dilakukan secara baik dapat menyebabkan terjadinya selisih stok, keterlambatan proses produksi, serta ketidakakuratan informasi persediaan. Oleh karena itu, PT. Sinergi Gula Nusantara Unit Pabrik Gula Pesantren Baru menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta memanfaatkan sistem System Applications and Products in Data Processing (SAP) sebagai sistem informasi dalam pengelolaan dan pencatatan persediaan di Gudang Magazine (Material). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi sistem pengelolaan persediaan, prosedur pencatatan persediaan menggunakan SAP, kendala yang dihadapi dalam penerapan sistem, serta upaya perbaikan yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan persediaan. Penelitian dilaksanakan di Gudang Magazine (Material) PT. Sinergi Gula Nusantara Unit Pabrik Gula Pesantren Baru pada periode Mei–Juni 2026. Analisis data dilakukan dengan membandingkan implementasi di lapangan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan serta dianalisis menggunakan kerangka pengendalian internal Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem pengelolaan persediaan yang meliputi proses penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran barang telah dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan. Pencatatan persediaan dilakukan melalui Kartu Gudang, sistem SAP, dan label rak sehingga setiap transaksi penerimaan maupun pengeluaran barang dapat terdokumentasi dengan baik serta menghasilkan informasi stok yang akurat dan mudah ditelusuri. Kendala yang ditemukan selama pelaksanaan sistem antara lain masih terdapat material dengan perputaran yang rendah (slow moving) sehingga berpotensi menyebabkan penumpukan persediaan. Upaya yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan persediaan antara lain melakukan pembaruan data stok secara berkala, melaksanakan stock opname, serta mengoptimalkan penggunaan material yang masih tersedia sebelum melakukan pembelian material baru. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi sistem pengelolaan dan pencatatan persediaan di Gudang Magazine (Material) PT. Sinergi Gula Nusantara Unit Pabrik Gula Pesantren Baru telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan.

References

Arens, A. A., Elder, R. J., & Beasley, M. S. (2017). Auditing and Assurance Services. Pearson.

Hidayat, R. (2020). Penerapan ERP dalam Manajemen Persediaan. Yogyakarta: Deepublish.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2024). PSAK No. 202 Persediaan. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia.

Magal, S. R., & Word, J. (2011). Integrated Business Processes with ERP Systems. Wiley.

Monk, E., & Wagner, B. (2013). Concepts in Enterprise Resource Planning. Boston: Cengage Learning.

Prasetyo, D. (2021). Analisis Sistem Informasi Persediaan SAP. Bandung: Informatika

Putri, A. (2022). Implementasi ERP terhadap Pengendalian Persediaan. Jakarta: Salemba Empat.

Rahmawati, N. (2023). Evaluasi Pengendalian Internal Persediaan. Surabaya: Airlangga University Press.

Romney, M. B., & Steinbart, P. J. (2018). Accounting Information Systems. Pearson.

SAP SE. (2023). SAP ERP Overview. Walldorf, Germany: SAP Official Website

Saputra, M. (2024). Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi Persediaan. Malang: Universitas Brawijaya Press.

Downloads

Published

2026-09-25

Citation Check