Strategi Pengembangan Komoditas Kakao dalam Mendukung Transformasi Perkebunan Berkelanjutan di Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu

Authors

  • Masrina Ningsih Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54387/semnasbun.v1i1.151

Keywords:

kakao, Location Quotient, Shift Share, Tipologi Klassen, SWOT

Abstract

Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan masyarakat di Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, namun produksinya menunjukkan tren penurunan selama periode 2021-2025. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan strategi pengembangan untuk mempertahankan dan meningkatkan peran kakao sebagai komoditas basis sekaligus mendorong perbaikan kinerja pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi status kakao sebagai komoditas basis, menganalisis daya saing dan komponen pertumbuhannya, menentukan posisi perkembangannya, serta merumuskan strategi pengembangannya. Penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan analisis Location Quotient (LQ), Shift Share (SS), dan Tipologi Klassen, yang dilanjutkan dengan analisis SWOT berbasis data primer hasil wawancara dengan petani, penyuluh, dan dinas terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa kakao merupakan komoditas basis dengan rata-rata nilai LQ sebesar 1,32 selama periode 2021-2025. Namun, hasil Shift Share menunjukkan nilai Dampak Nyata Pertumbuhan (Dij) sebesar -365,13, yang menunjukkan adanya penurunan produksi serta rendahnya keunggulan kompetitif relatif kakao di Kecamatan Bajo Barat. Berdasarkan kombinasi nilai LQ dan Shift Share, kakao diklasifikasikan sebagai sektor prospektif. Analisis SWOT menghasilkan strategi SO, WO, ST, dan WT yang kemudian disusun menjadi roadmap transformasi perkebunan kakao berkelanjutan dalam lima pilar, yaitu peningkatan produktivitas, penguatan pascapanen dan hilirisasi, penguatan kelembagaan, pemasaran dan daya saing, serta keberlanjutan dan adaptasi iklim. Strategi prioritas diarahkan pada peremajaan tanaman, penguatan kelembagaan petani, peningkatan mutu pascapanen, dan pengembangan hilirisasi kakao.

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu. (2026). Kabupaten Luwu dalam Angka 2026. BPS Kabupaten Luwu.

Badan Pusat Statistik Kecamatan Bajo Barat. (2025). Kecamatan Bajo Barat dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Luwu.

Bakhri, M. S., Sartika, R. C., & Asykarulloh, A. (2025). Kajian Sektor Unggulan Ekonomi Daerah Kabupaten Temanggung: Aplikasi Metode Location Quotient, Shift Share, dan Tipologi Klassen. Sosio E-Kons, 17(3), 195–207.

Direktorat Jenderal Perkebunan. (2024). Statistik Perkebunan Unggulan Nasional 2023–2025: Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (Jilid 1).

Habib, M. A., Rahman, F., & Kurniawan, H. (2024). Mengukur Tingkat Spesialisasi Wilayah Menggunakan Location Quotient (LQ) pada Sektor Pertanian. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(3), 201–215.

Hardjanto, A., Jhuny, L. C., & Sehabudin, U. (2024). Strategi Pengembangan Koperasi untuk Meningkatkan Produksi dan Mutu Biji Kakao di Kabupaten Luwu Utara (Studi Kasus: Koperasi Tani Masagena, Desa Pongo, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara): Cooperative Development Strategy to Increase Cocoa Bean Prod. Indonesian Journal of Agricultural Resource and Environmental Economics, 3(2), 76–89. https://journal.ipb.ac.id/index.php/ijaree/article/view/56651

Hasana. (2021). Pemetaan Sektor Unggulan di Kota Pontianak Dengan Metode Tipologi Klassen dan Location Quotient. 156–163.

Kementerian Pertanian. (2025). Outlook Komoditas Perkebunan Kakao Tahun 2025. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian RI.

Martauli, E. D. (2021). Analisis komoditas unggulan sektor pertanian dataran tinggi Sumatera Utara. Agrifor: Jurnal Ilmu Pertanian Dan Kehutanan, 20(1), 123–138.

Nabilah, S., Suparyana, P. K., FR, A. F. U., & Tahir, R. (2024). Strategi Pengembangan Usahatani Kakao Di Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara. Jurnal Agrimansion, 25(2), 342–353.

Nurmawati, E., & Mutolib, A. (2023). Strategi Pengembangan Agribisnis Belimbing Madu pada Kawasan Agropolitan Kota Banjar Provinsi Jawa Barat. JSHP, 07(02), 101–109. https://doi.org/10.32487/jshp.v7i2.1685

Nuryanto, D., Lestari, I., & Prasetyo, B. (2022). Analisis Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap Produksi Kakao. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 27(3), 301–312.

Pamungkas, Y., & Iriani, R. (2022). Analisis Lq, Shift Share Serta Tipologi Klassen Pada Pegeseran Pertumbuhan Ekonomi Daerah Dan Potensi Sektor Di Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. Jurnal Cendekia Ilmiah, 1(5), 486–493.

Pasaribu, E., Anitasari, M., Gunawan, R., & Septriani, S. (2020). A Shift Share Analysis on Regional Competitiveness – A Case of Bengkulu Province, Indonesia. International Journal of Social Science Research, 2(1), 97–106.

Rahma, Y. (2025). Analisis Komparasi Pendapatan Usahatani Padi dan Kakao pada Petani yang Melakukan Alih Fungsi Lahan Di Desa Buntu Karya Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu = Comparative Analysis of Rice and Cocoa Farming Income for Farmers Who Convert Land Function . Universitas Hasanuddin.

Rahman, A., & Asnawi, M. (2023). Analisis daya saing dan faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas komoditas kakao di Sulawesi. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis (JEPA), 7(2), 1145–1158.

Rahmawati, R. D., & Zakiyyah, N. A. A. (2024). Analisis Sektor Unggulan Dengan Metode Location Quotient, Analisis shift-share Dan Klassen Di Provinsi Sumatera Barat. In Seminar Nasional Lppm Ummat, 163–177.

Rawung, S. S., Kaligis, J. N., & Korompis, F. L. S. (2023). Analisis Location Quotient dalam penentuan sektor unggulan pada 4 Kota di Propinsi Sulawesi Utara. SEIKO: Journal of Management & Business, 6(1), 712–720.

Ronaldo, S. D., Ibrahim, J. T., & Agustina, Y. (2024). Analisis Komoditas Unggulan Sub-Sektor Perkebunan Di Propinsi Jambi. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis (JEPA), 8(3), 1027–1037.

Sari, S. P., & Ahyuni, A. (2021). Analisis Pengembangan Wilayah Berbasis Komoditi Kakao di Kabupaten Tanah Datar. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pendidikan Geografi, 5(1), 83–93. https://doi.org/10.29408/geodika.v5i1.3268

Widiati, S., Fajar, A., Afifah, A. N., & Dito, M. B. (2026). Optimalisasi Daya Saing Biji Kakao Indonesia di Pasar Malaysia Berbasis Pemberdayaan Masyarakat. AGRIBIOS, 24(01), 188–204. https://unars.ac.id/ojs/index.php/agribios/article/download/8138/6754/

Wirawan, D. A. P. (2023). Analysis of The Leading Sector of Ambon City During The Covid -19 Pandemic. PKN:Jurnal Pajak Dan Keuangan Negara, 5(1), 46–54. https://pdfs.semanticscholar.org/56e7/96ece98cbeb317a2d8e289e46f92d4958efe.pdf

Downloads

Published

2026-09-14

Citation Check