Perbandingan Efektivitas Vibrating Trough dan Kernel Grading Drum untuk Pemisahan Kernel Pabrik Kelapa Sawit
Abstract
Industri kelapa sawit memerlukan proses pemisahan kernel dan nut yang efektif untuk meningkatkan kernel recovery, menurunkan kernel losses, dan menjaga kualitas Palm Kernel Oil (PKO). Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas pemisahan antara Vibrating Trough dan Kernel Grading Drum pada Stasiun Kernel PT ABC. Penelitian dilakukan menggunakan metode observasi pada kondisi operasi aktual dengan pengambilan sampel campuran kernel dan nut secara berkala. Sampel dipisahkan secara manual, kemudian ditimbang untuk menentukan persentase kernel yang terbawa menuju recycle nut conveyor dan menghitung efektivitas pemisahan masing-masing alat. Data dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan berdasarkan nilai rata-rata setiap parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Vibrating Trough menghasilkan rata-rata kernel terbawa sebesar 35,65% dengan efektivitas pemisahan 64,35%, sedangkan Kernel Grading Drum hanya menghasilkan kernel terbawa sebesar 3,97% dengan efektivitas pemisahan 96,03%. Selain itu, Kernel Grading Drum memiliki konsumsi daya yang lebih rendah (2,5 kW), membutuhkan perawatan yang lebih sederhana, dan memiliki kestabilan operasi yang lebih baik dibandingkan Vibrating Trough. Perbedaan kinerja tersebut dipengaruhi oleh mekanisme pemisahan menggunakan drum berputar yang mampu mengelompokkan material berdasarkan ukuran secara lebih efektif. Dengan demikian, Kernel Grading Drum lebih efektif dan efisien dibandingkan Vibrating Trough dalam meningkatkan kernel recovery serta mengurangi kernel losses pada stasiun kernel.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Rafi Candra Muhaemin Rami , Muhamad Mustangin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


