Deskripsi Kualitas Pupuk Organik Hayati Berbahan Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Dosis Trichoderma sp. Berbeda
Keywords:
Tandan kosong kelapa sawit, Pupuk organik hayati, Trichoderma sp., Kualitas komposAbstract
Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan limbah padat perkebunan sawit yang berpotensi diolah menjadi pupuk organik hayati (POH) apabila difermentasi dengan agens hayati yang tepat, salah satunya Trichoderma sp. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan membandingkan kualitas POH berbahan TKKS yang difermentasi dengan dua dosis Trichoderma sp. berbeda. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) nonfaktorial dengan dua perlakuan, yaitu POH A (10 g Trichoderma sp./kg TKKS) dan POH B (20 g Trichoderma sp./kg TKKS). TKKS dicacah manual menggunakan parang selama satu bulan, kemudian difermentasi dengan penyiraman dekomposer EM4 setiap hari selama dua bulan di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman. Parameter yang diamati meliputi kadar air, nitrogen total, P2O5 tersedia, pH, serta populasi mikroorganisme pelarut fosfat dan penambat nitrogen, dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan POH B memiliki populasi mikroorganisme pelarut fosfat dan penambat nitrogen lebih tinggi (1,11 x 10⁵ dan 7,60 x 10² cfu/g) dibanding POH A (7,89 x 10⁴ dan 4,69 x 10² cfu/g), disertai kadar air lebih rendah (rata-rata 9,19%) dibanding POH A (rata-rata 12,21%), sementara nitrogen total dan pH kedua formulasi relatif setara dan mendekati netral. Penambahan dosis Trichoderma sp. yang lebih tinggi cenderung meningkatkan aktivitas dekomposisi dan populasi mikroorganisme fungsional dalam POH berbahan TKKS.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Fiqi, Anna Kusumawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


