Pemberdayaan Petani Kakao Dusun Soka, Ngoro-oro, Patuk, Gunung Kidul melalui Inovasi Briket Arang Berbasis Kulit Kakao
Keywords:
Limbah kulit kakao, Briket arang, Pengabdian kepada masyarakat, Energi alternatif, Pemberdayaan masyarakatAbstract
Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan, namun pengolahannya menyisakan limbah kulit buah dalam jumlah besar yang belum banyak dimanfaatkan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah kulit kakao menjadi briket arang sebagai sumber energi alternatif sekaligus peluang usaha tambahan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi dan demonstrasi langsung tahapan pembuatan briket, mulai dari pengarangan kulit kakao, penghalusan, pencampuran dengan perekat tepung kanji, hingga pencetakan. Evaluasi dilakukan terhadap 15 masyarakat menggunakan kuesioner pengetahuan (pre-test dan post-test) serta kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan masyarakat dari 5,87 menjadi 9,33 (skala 0–10), dengan uji t berpasangan menunjukkan peningkatan yang signifikan p = 0,001 dan N-Gain score rata-rata sebesar 0,75 yang termasuk kategori tinggi. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan kegiatan juga tergolong tinggi dengan rata-rata skor 3,92 (skala 1–5). Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan pemanfaatan limbah kulit kakao menjadi briket arang efektif meningkatkan pengetahuan dan direspons positif oleh masyarakat, sehingga berpotensi direplikasi sebagai program pemberdayaan berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Vania Alfreda Ucca Kayne Sani, Muhammad Khoirul Muslimin, Sutan Tamrizi Lubis, Bahrul Ulum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


