Pengaruh Suhu Dan Waktu Pemanasan Terhadap Brix, Pol, Dan Sifat Organoleptik Gula Cair Dari Nira Batang Bawah Tebu

Authors

  • Haya Kazimah Mahdiyah Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Politeknik LPP Yogyakarta, Indonesia
  • Muhammad Khoirul Muslimin Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Politeknik LPP Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54387/semnasbun.v1i1.132

Keywords:

Brix, Gula cair, Nira tebu, Pol

Abstract

Gula cair merupakan produk olahan nira tebu yang berpotensi menjadi alternatif pemanis alami karena mudah digunakan, mudah larut, dan dapat diaplikasikan secara langsung dalam berbagai produk pangan dan minuman. Namun, proses pemanasan yang tidak tepat dapat menyebabkan degradasi sukrosa, inversi gula, dan karamelisasi sehingga menurunkan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan waktu pemanasan terhadap pH, brix, pol dan sifat organoleptik gula cair dari nira batang bawah tebu serta menentukan perlakuan terbaik dalam proses produksi. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan variasi suhu pemanasan 70°C, 75°C, 80°C, dan 85°C serta waktu pemanasan 30 menit dan 45 menit. Parameter yang dianalisis meliputi brix, pol, dan sifat organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik diperoleh pada suhu 80°C selama 45 menit dengan nilai brix 69,61; dan pol 49,75. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa produk berada pada kategori cukup disukai hingga disukai oleh responden. Dengan demikian, suhu pemanasan 80°C selama 45 menit dapat direkomendasikan sebagai kondisi proses yang menghasilkan gula cair dengan karakteristik mutu terbaik. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan produksi gula cair berbasis nira tebu.

References

Coombs, J. 1986. Handbook of cane sugar engineering. In Biomass (Vol. 11, Issue 2). Elsevier: https://doi.org/10.1016/0144-4565(86)90047-8

Fang, K., Li, P., Huang, X., Li, Y., & Wang, H. 2026. Recent Advances in Non-Sugar Components of Sugarcane Juice: A Review. Current Research in Nutrition and Food Science, 14(1), 16–33: https://doi.org/10.12944/CRNFSJ.14.1.2

Panigrahi, C., Shaikh, A. E. Y., Bag, B. B., Mishra, H. N., & De, S. 2021. A technological review on processing of sugarcane juice: Spoilage, preservation, storage, and packaging aspects. Journal of Food Process Engineering, 44(6), 1–19: https://doi.org/10.1111/jfpe.13706

Rein, P. 2017. Cane Sugar Engineering. In Cane Sugar Engineering. Verlag Dr. Albert Bartens KG: https://doi.org/10.36961/cse

Riko, M., & Dewi, E. 2025. Optimasi Proses Pembuatan Gula Cair Berbahan Baku Pati Jagung Manis Menggunakan Metode Hidrolisis Enzimatis Dan Evaporator Bertekanan. Jurnal Teknologi Pangan Dan Ilmu Pertanian (Jipang), 7(02), 29–37: https://doi.org/10.36526/jipang.v7i02.6091

Rizky, A. M., Bow, Y., & Silviyati, I. 2023. Pengaruh Temperatur dan Waktu pada Evaporasi Nira Aren Menggunakan Falling Film Evaporator. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7, 21082–21086.

Sari, M. M., Septiariva, I. Y., Fauziah, E. N., Ummatin, K. K., Arifianti, Q. A. M. O., Faria, N., Lim, J. W., & Suryawan, I. W. K. 2023. Prediction of recovery energy from ultimate analysis of waste generation in Depok City, Indonesia. International Journal of Electrical and Computer Engineering, 13(1), 1–8: https://doi.org/10.11591/ijece.v13i1.pp1-8

Semenov, E. V., Slavyanskiy, A. A., Mitroshina, D. P., & Lebedeva, N. N. 2022. Thermodynamic factor and vacuum crystallization. Foods and Raw Materials, 10(2), 304–309: https://doi.org/10.21603/2308-4057-2022-2-542

Setiawan, Y. 2020. Analisis Fisiko-Kimia Gula Aren. Agroscience, 10(1), 69–78.

Yuwana, A. M. P., Putri, D. N., & Harini, N. 2022. Hubungan antara atribut sensori dan kualitas gula merah tebu: pengaruh pH dan kondisi karamelisasi. Teknologi Pangan : Media Informasi Dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian, 13(1), 54–66: https://doi.org/10.35891/tp.v13i1.2767

Downloads

Published

2026-08-10

Citation Check