Optimalisasi biomassa ampas tebu sebagai bahan baku tempat makanan ramah lingkungan dengan metode thermopressing
DOI:
https://doi.org/10.54387/jpp.v6i1.80Abstract
Styrofoam merupakan salah satu bahan pembuat tempat makanan yang paling disukai oleh para pebisnis kuliner karena selain praktis juga menjadikan kemasan semakin menarik. Ironisnya styrofoam ini mengandung benzene yang berbahaya bagi kesehatan manusia, disamping itu bahan styrofoam sulit terurai secara alami sehingga menjadi salah satu penyebab pencemaran lingkungan. Salah satu alasan dilakukannya penelitian ini adalah memanfaatkan biomassa ampas tebu sebagai bahan dasar dalam pembuatan biofoam yang bisa digunakan untuk tempat makanan yang praktis, sehat, dan ramah lingkungan. Pembuatan biofoam pada penelitian ini menggunakan variasi berat ampas tebu 10gram, 20gram, dan 30gram dengan penambahan perekat tepung sagu sebanyak 30 gram. Metode yang digunakan adalah thermopressing pada suhu 170oC dengan tekanan 2 Bar selama 30 menit. Biofoam yang dihasilkan memiliki kuat tarik tebesar 8,79 N/mm2, memiliki daya serap air yang lebih rendah dari Styrofoam komersial yaitu 19,28%, dan pada hari ke-10 sudah menunjukkan adanya proses peruraian di dalam tanah.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Kunthi Widhyasih, Della Puspita Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






