Dinamika pH dan C-Organik Tanah Pada Berbagai Kemiringan Lereng Dan Tahun Pangkas Di Perkebunan Teh Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.54387/jpp.v6i2.70Abstract
Produktivitas teh dipengaruhi oleh kualitas tanah dan tanaman di lahan perkebunan. Parameter kualitas tanah yang umum digunakan sebagai indikator kesuburan tanah adalah C-organik dan kemasaman tanah (pH). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara tahun pangkas (TP) dan kemiringan lereng terhadap C-organik dan pH. Penelitian dilaksanakan di kebun dan laboratorium Pusat Penelitian Teh dan Kina. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak kelompok 2 faktor yaitu tahun pangkas dan kemiringan lereng dengan 3 kali ulangan. Faktor tahun pangkas meliputi TP-1 (tahun pangkas 1), TP-2 (tahun pangkas 2), TP-3 (tahun pangkas 3), dan TP-4 (tahun pangkas 4). Faktor kemiringan lereng dibagi menjadi dua yaitu datar (0-8%) dan miring (8-15%). Hasil penelitian menunjukkan kandungan C-organik tanah tertinggi diperoleh pada perlakuan tahun pangkas 3 (TP-3) dengan slope miring, sedangkan C-organik terendah pada perlakuan tahun pangkas 4 (TP-4) dengan slope miring. Nilai pH tertinggi pada perlakuan tahun pangkas 4 (TP-4) dengan permukaan tanah datar. Sedangkan nilai pH terendah pada perlakuan tahun pangkas 3 (TP-3) dengan permukaan tanah miring. Hasil analisis data menunjukkan bahwa variabel tahun pangkas memberikan pengaruh nyata terhadap C-Organik dan pH, sedangkan kemiringan lereng tidak memberikan pengaruh nyata.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 restu Wulansari, Elia Laila Rizqiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






