Perkembangan Penyakit Bercak Daun pada Main Nursery Kelapa Sawit
DOI:
https://doi.org/10.54387/jpp.v6i2.60Abstract
Salah satu kendala yang ditemukan pada pembibitan main nursery kelapa sawit yaitu penyakit bercak daun. Segala bentuk serangan penyakit jika tidak segera diatasi dengan cepat , akan mempermudah penularan penyakit hingga kematian bibit. Penyakit bercak daun ini pada umumnya disebabkan oleh jamur Curvularia sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan penyakit bercak daun (Curvularia sp.) pada saat fase main nursery melalui kejadian penyakit dan skoring intensitas serangan. Penelitian ini dilaksanakan di Nanga Mua, Arut Utara, Kota Waringin Barat Regency, Kalimantan Tengah pada Oktober 2023 sampai Juli 2024. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei agronomi serta observasi untuk mengumpulkan data primer dan sekunder. Data primer meliputi kejadian penyakit, intensitas serangan dan skoring selama 3 bulan denagn interval setiap 15 hari (6 kali pengamatan). Metode penelitian yang dilakukan meliputi menentukan sampel main nursery kelapa sawit sebanyak 200 bibit dari jumlah 424 bibit keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan teramatinya penyakit bercak daun pada sampel main nursery sawit. Kejadian penyakit bercak daun pada main nursery kelapa sawit di akhir pengamatan sebesar 99,5%. Intensitas serangan bercak daun pada main nursery kelapa sawit di akhir pengamatan sebesar 61%. Tingkat keparahan penyakit bercak daun pada main nursery kelapa sawit dengan skor 3 dan 4 menunjukkan peningkatan hingga akhir pengamatan.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Immanuel Austin Situmeang, Elisabeth Nanik Kristalisasi, Fariha Wilisiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






