Sebaran penyakit busuk tandan buah kelapa sawit dan pengaruhnya terhadap produktivitas di lahan gambut dan lahan mineral

Authors

  • Aditya Budi Priambada Institut Pertanian STIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Herry Wirianata Institut Pertanian STIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Wulandari Wulandari Institut Pertanian STIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Feby Ingsavitri Institut Pertanian STIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Fariha Wilisiani Institut Pertanian STIPER Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54387/jpp.v6i1.53

Abstract

Penyakit busuk tandan buah merupakan salah satu penyakit yang menyerang tanaman kelapa sawit, yang teramati pada tandan buah, terutama pada tanaman menghasilkan umur muda (awal panen). Patogen penyebab busuk tandan buah tersebut diantaranya yaitu serangan jamur Marasmius palmivorus, yang dapat menyebabkan turunnya dan kuantitas buah yang dipanen. Faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap serangan penyakit tersebut diantaranya yaitu jenis tanah pada lahan kelapa sawit. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penyebaran penyakit busuk buah kelapa sawit di tanah mineral dan gambut. Dalam penelitian ini dilakukan pengamatan persentase tandan buah sawit yang bergejala busuk per rotasi panen (3 rotasi) di lahan gambut dan mineral. Hasil penelitian menunjukkan rerata persentase tandan buah sawit bergejala busuk pada lahan gambut sebesar 12.07%, sedangkan pada lahan mineral sebesar 7.14%. Produktivitas kelapa sawit pada lahan mineral menunjukkan rerata tonase sebanyak 3.70 ton/bulan, sedangkan pada lahan gambut sebanyak 3.14 ton/bulan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebaran tandan buah sawit bergejala busuk pada lahan gambut lebih tinggi dibandingkan pada lahan mineral serta produktivitas kelapa sawit pada lahan gambut lebih rendah dibandingkan pada lahan mineral.

Downloads

Published

2025-03-30

Issue

Section

Articles

Citation Check