Pengaruh Kondisi Hidrologi Banjir terhadap Produktivitas, Biomassa, dan Stok Karbon Kelapa Sawit Swadaya di Lahan Gambut

Authors

  • Dian Pratama Putra INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • T. Muhammad Abdul Maja Pandika INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Valensi Kautsar INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54387/jpp.v7i1.127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi hidrologi banjir terhadap produktivitas, biomassa, stok karbon, dan persentase pohon doyong pada kebun kelapa sawit swadaya di lahan gambut Provinsi Riau. Penelitian dilaksanakan pada Maret–April 2025 di wilayah rawan banjir sekitar Sungai Kampar, Kabupaten Pelalawan, serta wilayah tidak tergenang di sekitar Sungai Batang Kuantan, Kabupaten Indragiri Hilir. Metode yang digunakan adalah survei agronomi dengan pendekatan observasional komparatif pada tiga kondisi kebun, yaitu kebun tergenang banjir, kebun tidak tergenang di wilayah banjir, dan kebun tidak tergenang banjir sebagai kontrol. Praktik kultur teknis, bahan tanam, umur tanaman, dan kedalaman gambut relatif seragam sehingga perbedaan respons tanaman terutama mencerminkan pengaruh kondisi hidrologi. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf nyata 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas tertinggi terdapat pada kebun tidak tergenang banjir sebesar 10,77 ton/ha/semester, sedangkan kebun tergenang banjir dan kebun tidak tergenang di wilayah banjir masing-masing sebesar 6,48 dan 6,57 ton/ha/semester. Stok karbon tertinggi terdapat pada kebun tidak tergenang banjir sebesar 45,66 ton/ha, diikuti kebun tergenang banjir sebesar 44,91 ton/ha, dan terendah pada kebun tidak tergenang di wilayah banjir sebesar 33,25 ton/ha. Persentase pohon doyong tidak berbeda nyata antar kondisi kebun.

Kata kunci: Kelapa Sawit, Hidrologi, Gambut, Produktivitas, Stok Karbon

Downloads

Published

2026-04-28

Issue

Section

Articles

Citation Check