Pemanfaatan Gulma Senduduk (Melastoma malabathricum) sebagai Bioherbisida untuk Pengendalian Gulma secara Pra Tumbuh
DOI:
https://doi.org/10.54387/jpp.v3i1.10Keywords:
Alelokimia, bioherbicide, daya tumbuh gulma, kondisi fisik tanahAbstract
Gulma senduduk adalah salah satu gulma dominan yang ditemukan di areal budidaya tanaman, sehingga juga menyebabkan limbah gulma meningkat. Pemanfaatan limbah gulma ini perlu dilakukan agar limbah tidak mengganggu pertumbuhan tanaman di sekitarnya. Penggunaan herbisida yang umumnya digunakan mulai dikurangi karena dampak negatifnya terhadap lingkungan. Bioherbisida pra tumbuh menjadi alternatif pengendalian gulma preventif yang ramah lingkungan dan mampu mematikan biji-biji gulma yang akan berkecambah. Gulma senduduk mengandung senyawa alelokimia yang dapat dimanfaatkan sebagai bioherbisida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bahan alternatif bioherbisida, melihat pengaruhnya terhadap daya tumbuh gulma dan kondisi fisik tanah, serta mengetahui jenis gulma yang tumbuh di areal budidaya. Penelitian dilaksanakan di areal percobaan Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, mulai bulan Januari sampai Februari. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial dengan 4 perlakuan yaitu PO (Kontrol), P1 (Herbisida 1%), P2 (Bioherbisida 1 liter), dan P3 (Bioherbisida 2 liter). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan apabila berpengaruh nyata pada taraf 5% maka dilanjutkan dengan Uji Tuckey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gulma senduduk belum dapat dijadikan alternatif bahan pembuatan bioherbisida, karena belum menunjukkan pengaruh nyata terhadap daya tumbuh gulma. Pemberian bioherbisida tidak memberikan perubahan atau kerusakan pada kondisi tanah di areal budidaya. Gulma yang ditemukan di areal pengamatan adalah Asystasia intrusa.Â
References
[1] Moelyandani, D.Q., Setiyono. Kompetisi beberapa jenis gulma terhadap beberapa varietas tanaman tebu (Saccharum oficinarum L.). Jurnal Proteksi Tanaman Tropis. vol. 1, no. 1, pp. 21-26. 2020, doi: http://doi.org/10.19184/jptt.v1i1/15585.
[2] Anggeraini, D., Dad, R.J.S., Sunyoto. “Pengaruh jenis dan tingkat kerapatan gulma terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sorgum (Sorghum bicolor L.).†Jurnal Penelitian Pertanian Terapan. vol. 16, no. 1. pp. 14-21. 2016, doi: http://doi.org/10.25181/jppt.v16i1.71.
[3] Sari, D.M., Dad, R.J.S., Kuswanta, F.H. “Pengaruh jenis dan tingkat kerapatan gulma terhadap pertumbuhan awal tanaman ubikayu (Manihot esculenta Crantz) klon UJ-5 (Kasetsart)â€. Jurnal Agrotek Tropika. vol. 4, no.1, pp. 1-6. 2016, doi: http://doi.org/10.23960/jat.v4il.1869.
[4] Sari, Y.K. Ainin, N., Syamsul, A.M.A., Sri, Y. “Pengaruh sistem olah tanah dan aplikasi herbisida terhadap populasi dan biomassa cacing tanah pada pertanaman ubi kayu (Manihot utilissima)â€. Jurnal Agrotek Tropika. vol. 3, no.3. pp. 422-426. 2015, doi: http://doi.org/10.23980/jat.v3i3.1980.
[5] Yasmanidar. 2019. Pengaruh penggunaan herbisida terhadap kondisi lahan. Diunduh pada 2 September 2021. Available on: http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel /89603/pengaruh-penggunaan-herbisida-terhadap-kondisi-lahan-/.
[6] Hasan, M., Muhammad, S.A.H., Adam. M.R., Hafizuddin, H. “Bioherbicides: An ecofriendly tool for sustainable weed managementâ€. Plants 2021. vol. 10 no.1212. pp. 1-21. 2021, doi: http://doi.org/10.3390/plants10061212.
[7] Sari, V.I., Tambunan, A.B., Madusari, S. “Respons pertumbuhan bibit kelapa sawit terhadap bioherbisida saliara di pembibitan awalâ€. Jurnal Kultivasi. vol. 20, no.2, pp. 91-96. 2021, doi: http://doi.org/10.24198/kultivasi.v20i2.32512.
[8] Silalahi, M. “Kajian bioaktivitas senduduk (Melastoma malabathricum) dan pemanfaatannyaâ€. BEST Biology and Education Sains and Technology Journal. vol. 3, no.2, pp. 98-107. 2020, doi: http://doi.org/10.30743/best.v3i2.2813.
[9] Zakaria, Z.A., Raden, R.N.S.M., Hanan, G.K. Abdul, Z.D.F, Sulaiman, M.R. Rathna, G.D., Mat, J.A.M., Somchit, M.N., Fatimah, C.A. 2006. Antinociceptive, anti-inflammatory and antipyretic properties of Melastoma malabathricum leaves aqueous extract in experimental animals. Canadian Journal of Physiology and Pharmacology. vol. 84, no.12, pp. 1291–1299. 2006, doi: http://doi.org/10.1139/y06-083.
[10] Wahyuni, D.T., S.B. Widjanarko. 2015. “Pengaruh jenis pelarut dan lama ekstraksi terhadap ekstrak karotenoid labu kuning dengan metode gelombang ultrasonik. Jurnal Pangan dan Agroindustri. vol. 3, no. 2, pp. 390-401. 2015, available on: Google Scholar.
[11] Yuliantari, N.W.A., I.W.R. Widarta, I.D.G.M. Permana. “Pengaruh suhu dan waktu ekstraksi terhadap kandungan flavonoid dan aktivitas antioksidan daun sirsak (Annona muricata L.).†Jurnal Teknologi Pangan. vol. 4. no.1. pp. 35-42. 2017, available on: Google Scholar.
[12] Yustiningsih, M. Intensitas cahaya dan efisiensi fotosintesis pada tanaman naungan dan tanaman terpapar cahaya langsung. Jurnal Bioedu. vol. 4, no. 2, pp. 43-48. 2019, doi: http://doi.org/10.32938/jbe.v4i2.385
[13] Gelyaman, G.D., Yolanda, G.N., Aloysius, R. Aplikasi herbisida ramah lingkungan di Desa Kiusili Kecamatan Bikomi Selatan Kabupaten Timor Tengah Utara. Jurnal Pengabdian Masyarakat. vol. 3, no. 1. pp. 10-25, doi: http://doi.org/10.32938/bc.v3i1.380.
[14] Saptiningsih, E., Sri, H. 2015. “Kandungan selulosa dan lignin berbagai sumber bahan organik setelah dekomposisi pada tanah Latosolâ€. Buletin Anatomi dan Fisiologi. vol. 23 no.2. pp. 34-42, doi: https://doi.org/10.14710/baf.v23i2.10008.
[15] Njurumana, G. N. D., Hidayatullah, M., Butarbutar, T. 2008. Kondisi Tanah Pada Sistem Kaliwu dan Mawar di Timor dan Sumba. Balai Penelitian Kehutanan Kupang, Kupang, available on: Google Scholar.
[16] Sumarno., Unang, G., Pasaribu, D. 2009. Pengayaan Kandungan Bahan Organik Tanah Mendukung Keberlanjutan Sistem Produksi Padi Sawah. Iptek Tanaman Pangan, Bogor, available on: Google Scholar.
[17] Samedani B, Juraimi AS, Anwar MP, Rafii MY, Sheikh Awadz SH, Anuar AR. Competitive Interaction of Axonopus compressus and Asystasia gangetica under contrasting sunlight intensity. SciWorld Journal. 2013, doi: http://doi.org/10.1155/2013/308646.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2022 Vira Irma Sari, Renaldi Ramadhan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






